VISI DAN MISI DESA

Visi Desa

          Visi adalah suatu gambaran yang menantang tentang keadaan masa depan yang diinginkan dengan melihat potensi dan kebutuhan desa. Penyusunan Visi Desa Penggarit ini dilakukan dengan pendekatan partisipatif, melibatkan pihak-pihak yang berkepentingan di Desa Penggarit seperti pemerintah desa, BPD, tokoh masyarakat, tokoh agama, lembaga masyarakat desa dan masyarakat desa pada umumnya. Pertimbangan kondisi eksternal di desa seperti satuan kerja wilayah pembangunan di Kecamatan. Maka berdasarkan pertimbangan di atas Visi Desa Penggarit adalah  :

 

“ TERWUJUDNYA DESA PENGGARIT YANG SEJAHTERA, INOVATIF  DAN BERBASIS TEKNOLOGI INFORMASI “

 

Rumusan Visi tersebut merupakan suatu ungkapan dari suatu niat yang luhur untuk memperbaiki dalam Penyelenggaraan Pemerintahan dan Pelaksanaan Pembangunan di Desa Penggaritbaik secara individu maupun kelembagaan sehingga 6 (enam) tahun ke depan Desa Penggaritmengalami suatu perubahan yang lebih baik dan peningkatan kesejahteraan masyarakat dilihat dari segi ekonomi dengan dilandasi semangat kebersamaan dalam Penyelenggaraan Pemerintahan dan Pelaksanaan Pembangunan.

Misi Desa

Misi adalah langkah-langkah yang akan dilakukan guna mewujudkan visi. Sehingga guna mewujudkan visi desa Penggarit, maka telah ditetapkan misi-misi yang memuat sesuatu pernyataan yang harus dilaksanakan oleh desa agar tercapainya visi desa tersebut. Pernyataan visi kemudian dijabarkan ke dalam misi agar dapat di operasionalkan/dikerjakan. Sebagaimana penyusunan visi, misipun dalam penyusunannya menggunakan pendekatan partisipatif dan pertimbangan potensi dan kebutuhan Desa Penggarit, sebagaimana proses yang dilakukan, maka misi Desa Penggarit adalah:


  1. Pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menangah berbasis potensi desa.

  2. Peningkatan akses kelembagaan ekonomi local untuk menumbuhkan peronomian masyarakat.

  3. Membangun lembaga pengelola dan pengembang ekonomi desa.

  4. Membangun organisasi Usaha Ekonomi Desa dengan pelibatan kelembagaan kemasyarakatan desa.

  5. Pengembangan ekonomi kelompok yang mandiri dan berkembang berbasis Teknologi.

  6. Pengembangan kerjasama dengan akademisi, investor dan dunia usaha lainnya.

  7. Menciptakan produk unggulan desa yang kreatif, inovatif dan berdaya saing.

  8. Membuat regulasi desa sebagai jaminan keberlanjutan kegiatan usaha ekonomi.

  9. Meningkatkan sarana dan prasarana desa penunjang perekonomian masyarakat berbasis Teknologi dan Informasi.

  10. Mewujudkan masyarakat desa yang kreatif dan inovatif guna menghadapi globalisasi melalui Teknologi dan Informasi.

  11. Pembinaan umat dibidang religius untuk mencapai peningkatan keimanan dan ketahanan masyarakat melalui Teknologi Informasi.

  12. Meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya pada bidang penguasaan Teknologi dan Informasi.

  13. Meningkatkan pelayanan masyarakat yang prima, cepat dan berbasis Teknologi dan Informasi.